Minggu, 05 Desember 2010

Kau

Napasmu, desahmu memberikan gairah
Matamu, tatapmu isyaratkan asa
Matamu membuatku bergetar tak berdaya

Tak kuatku menatap matamu
Walah hanya sesaat bahkan sekejap
Matamu memberikan isyarat harapan
Yang tak bisa kutolah dan tak bisa kuhindari
Luluh lantai diri dan jiwa ini

Kan  kuberikan semuanya bahkan jiwa ini
Biarkan matamu indah tetap indah
Tetap indah tanpa air mata.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar